ASUS Zenbook 17 Fold OLED Review Lengkap
Teknologi laptop terus berkembang dari tahun ke tahun. Jika dahulu produsen berlomba menghadirkan bodi yang semakin tipis, kini inovasi mulai beralih ke bentuk perangkat yang lebih fleksibel. Salah satu pelopor perubahan tersebut adalah ASUS Zenbook 17 Fold OLED, laptop layar lipat pertama di dunia yang diproduksi secara massal.
Laptop ini bukan sekadar menawarkan desain unik, tetapi menghadirkan konsep baru dalam dunia komputasi. Dengan satu perangkat, pengguna dapat menikmati pengalaman sebagai laptop, tablet, desktop, hingga monitor portabel.
Tidak heran jika Zenbook 17 Fold OLED menjadi salah satu produk paling inovatif yang pernah diluncurkan ASUS.
Namun, dengan harga yang mencapai puluhan juta rupiah, muncul pertanyaan penting.
Apakah ASUS Zenbook 17 Fold OLED benar-benar layak dibeli?
Dalam artikel ini kita akan membahas secara lengkap mulai dari desain, spesifikasi, performa, kualitas layar, baterai, hingga kelebihan dan kekurangannya.
Desain Futuristik yang Berbeda dari Laptop Lain
Hal pertama yang langsung membuat siapa pun terpukau adalah desainnya.
Berbeda dengan laptop konvensional yang menggunakan panel layar kaku, Zenbook 17 Fold OLED hadir dengan layar fleksibel yang dapat dilipat hingga membentuk berbagai mode penggunaan.
Saat dibuka penuh, perangkat ini berubah menjadi layar OLED berukuran 17,3 inci dengan resolusi 2.5K (2560 × 1920 piksel).
Ketika dilipat, ukurannya berubah menjadi laptop 12,5 inci yang jauh lebih ringkas dan mudah dimasukkan ke dalam tas.
Konsep ini memungkinkan pengguna memperoleh layar besar tanpa harus membawa laptop berukuran besar seperti workstation pada umumnya.
ASUS menggunakan engsel khusus yang dirancang untuk menopang layar secara stabil pada berbagai sudut.
Engsel tersebut telah melalui ribuan kali pengujian buka-tutup sehingga mampu memberikan rasa percaya diri saat digunakan setiap hari.
Walaupun demikian, seperti semua perangkat layar lipat, pengguna tetap dianjurkan menggunakannya dengan hati-hati agar umur layar tetap panjang.
Material Premium
Zenbook 17 Fold OLED menggunakan material berkualitas tinggi yang memberikan kesan premium sejak pertama kali disentuh.
Bagian belakang dilapisi material kulit sintetis bertekstur yang membuat tampilannya elegan sekaligus nyaman digenggam.
Sementara rangkanya menggunakan magnesium alloy yang terkenal ringan tetapi kokoh.
Perpaduan kedua material tersebut membuat laptop ini terlihat seperti perangkat kelas atas.
ASUS juga berhasil menjaga bobot perangkat hanya sekitar 1,5 kilogram, angka yang sangat ringan jika dibandingkan dengan laptop 17 inci pada umumnya.
Sebagai perbandingan, sebagian besar laptop 17 inci memiliki bobot antara 2 hingga 3 kilogram.
Artinya, Zenbook 17 Fold OLED memberikan keuntungan besar bagi pengguna yang sering bepergian.
Layar OLED 17,3 Inci yang Menjadi Bintang Utama
Jika ada satu alasan utama mengapa laptop ini begitu istimewa, jawabannya adalah layarnya.
ASUS menggunakan panel Foldable OLED 17,3 inci dengan resolusi 2560 × 1920 piksel.
Spesifikasi layar tersebut meliputi:
- Ukuran 17,3 inci
- Resolusi 2.5K
- Touchscreen
- HDR True Black 500
- 100% DCI-P3
- Pantone Validated
- Color Accuracy tinggi
- Refresh Rate 60Hz
- Brightness hingga 500 nits (HDR)
Layar OLED mampu menghasilkan warna yang jauh lebih hidup dibanding panel IPS biasa.
Warna hitam tampil benar-benar pekat karena setiap piksel dapat mati secara individual.
Hal tersebut membuat pengalaman menonton film HDR menjadi sangat mengesankan.
Selain itu, akurasi warna yang tinggi juga membuat laptop ini cocok digunakan oleh:
- Fotografer
- Editor video
- Content creator
- Desainer grafis
- Ilustrator digital
Bahkan ketika digunakan untuk membaca artikel atau dokumen dalam waktu lama, kualitas tampilannya tetap nyaman di mata.
Pengalaman Menggunakan Layar Lipat
Salah satu hal menarik dari Zenbook 17 Fold OLED adalah bagaimana Windows mampu beradaptasi secara otomatis terhadap posisi layar.
Saat perangkat dibuka penuh, sistem akan langsung mengenali mode desktop.
Ketika layar dilipat dan keyboard Bluetooth dipasang, Windows berubah menjadi tampilan laptop 12,5 inci.
Proses perpindahan mode berlangsung sangat cepat sehingga pengguna hampir tidak merasakan jeda.
Inilah yang membuat pengalaman menggunakan laptop layar lipat terasa natural.
Bukan sekadar gimmick, tetapi benar-benar meningkatkan produktivitas.
Visual yang Memanjakan Mata
ASUS memang terkenal serius dalam urusan kualitas layar.
Pada Zenbook 17 Fold OLED, perusahaan menghadirkan berbagai sertifikasi premium seperti:
- Pantone Validated
- DisplayHDR True Black 500
- TÜV Rheinland Low Blue Light
Artinya, layar tidak hanya menghasilkan warna yang akurat tetapi juga lebih nyaman digunakan dalam waktu lama.
Bagi pengguna yang sering bekerja berjam-jam di depan laptop, fitur ini menjadi nilai tambah yang cukup penting.
Namun, ada satu kekurangan yang perlu diketahui.
Karena menggunakan lapisan glossy, layar cukup mudah memantulkan cahaya ketika digunakan di luar ruangan atau di bawah lampu yang terang.
Selain itu, bekas sidik jari juga relatif mudah terlihat sehingga pengguna mungkin perlu lebih sering membersihkannya menggunakan kain microfiber.
Spesifikasi Lengkap ASUS Zenbook 17 Fold OLED
| Komponen | Spesifikasi |
|---|---|
| Prosesor | Intel Core i7-1250U |
| Core | 10 Core / 12 Thread |
| GPU | Intel Iris Xe Graphics |
| RAM | 16GB LPDDR5 |
| Storage | SSD NVMe PCIe Gen4 1TB |
| Layar | 17,3" Foldable OLED |
| Resolusi | 2560 × 1920 |
| Touchscreen | Ya |
| Refresh Rate | 60Hz |
| Baterai | 75Wh |
| WiFi | WiFi 6E |
| Bluetooth | 5.2 |
| Kamera | 5MP IR Camera |
| Audio | Harman Kardon |
| Port | 2× Thunderbolt 4 USB-C |
| Berat | ±1,5 kg |
Performa: Apakah Intel Core i7-1250U Masih Layak?
Meski tampil futuristik, ASUS tetap mengandalkan prosesor Intel Core i7-1250U Generasi ke-12 sebagai otaknya.
Chip ini dirancang untuk laptop premium yang mengutamakan efisiensi daya, suhu yang lebih dingin, dan konsumsi baterai yang hemat.
Dengan konfigurasi 10 Core dan 12 Thread, prosesor ini mampu menangani berbagai aktivitas sehari-hari seperti:
- Microsoft Office
- Google Chrome dengan banyak tab
- Zoom Meeting
- Editing foto di Adobe Photoshop
- Editing video Full HD
- Desain grafis ringan
- Streaming video 4K
- Multitasking
Untuk pekerjaan kantor maupun produktivitas sehari-hari, performanya terasa cepat dan responsif.
Namun, pengguna yang sering melakukan rendering video 4K dalam durasi panjang, simulasi 3D, atau bermain game berat mungkin akan merasa bahwa performanya belum setara dengan laptop yang menggunakan prosesor Intel seri H atau AMD Ryzen HX.
Benchmark dan Performa di Dunia Nyata
Jika melihat spesifikasinya di atas kertas, Intel Core i7-1250U memang bukan prosesor yang dirancang untuk pekerjaan ekstrem. Namun, ASUS memilih prosesor ini dengan alasan yang masuk akal, yaitu menjaga konsumsi daya tetap rendah sekaligus menghasilkan suhu kerja yang lebih dingin.
Dalam penggunaan sehari-hari, Zenbook 17 Fold OLED mampu menjalankan berbagai aplikasi secara bersamaan tanpa hambatan berarti. Membuka puluhan tab browser, mengedit dokumen Microsoft Office, melakukan video conference melalui Zoom atau Microsoft Teams, hingga mengedit foto beresolusi tinggi dapat dilakukan dengan lancar.
RAM LPDDR5 berkapasitas 16GB juga memberikan ruang yang cukup lega untuk multitasking. Perpindahan antar aplikasi terasa cepat, sementara SSD PCIe Gen4 berkapasitas 1TB membuat proses booting Windows maupun membuka aplikasi hanya memerlukan waktu beberapa detik.
Untuk pekerjaan kreatif seperti Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Canva, atau Lightroom, laptop ini mampu memberikan pengalaman yang nyaman. Namun, untuk proyek rendering video 4K berdurasi panjang menggunakan Adobe Premiere Pro atau DaVinci Resolve, waktu render tentu akan lebih lama dibandingkan laptop dengan prosesor Intel Core i7 seri H atau GPU diskrit.
Jika tujuan utama Anda adalah produktivitas, presentasi, desain ringan, dan mobilitas tinggi, performa Zenbook 17 Fold OLED sudah lebih dari cukup.
Intel Iris Xe Graphics
Zenbook 17 Fold OLED mengandalkan GPU terintegrasi Intel Iris Xe Graphics.
Meskipun bukan kartu grafis khusus, Intel Iris Xe tetap mampu memberikan performa grafis yang baik untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, seperti:
- Editing foto
- Desain grafis
- Menonton video 4K
- Streaming HDR
- Editing video ringan
- Game kasual
Beberapa game eSports seperti Valorant, DOTA 2, CS2, atau League of Legends masih dapat dimainkan pada pengaturan grafis rendah hingga menengah. Namun, laptop ini memang bukan ditujukan sebagai perangkat gaming.
Jika Anda seorang gamer, masih banyak pilihan laptop lain dengan GPU NVIDIA GeForce RTX yang menawarkan performa jauh lebih tinggi pada kisaran harga yang sama.
RAM LPDDR5 dan SSD PCIe Gen4 yang Sangat Cepat
ASUS tidak melakukan kompromi pada sektor memori dan penyimpanan.
Laptop ini dibekali RAM LPDDR5 16GB yang bekerja pada kecepatan tinggi sehingga mampu menangani multitasking dengan sangat baik. Membuka banyak aplikasi secara bersamaan tetap terasa responsif tanpa penurunan performa yang signifikan.
Untuk penyimpanan, ASUS menggunakan SSD NVMe PCIe Gen4 berkapasitas 1TB yang menawarkan kecepatan baca dan tulis jauh lebih tinggi dibandingkan SSD generasi sebelumnya.
Keuntungan yang langsung dirasakan pengguna antara lain:
- Booting Windows hanya dalam hitungan detik.
- Aplikasi berat terbuka lebih cepat.
- Transfer file berukuran besar berlangsung singkat.
- Instalasi software menjadi lebih efisien.
- Loading project desain atau video terasa lebih responsif.
Bagi profesional yang sering bekerja dengan file besar, kombinasi RAM dan SSD ini memberikan pengalaman kerja yang sangat nyaman.
Audio Harman Kardon yang Imersif
Tidak hanya unggul pada kualitas layar, ASUS juga memperhatikan pengalaman audio.
Zenbook 17 Fold OLED dilengkapi sistem speaker hasil kolaborasi dengan Harman Kardon yang mampu menghasilkan suara jernih dengan karakter bass yang cukup baik untuk ukuran laptop tipis.
Saat digunakan untuk menonton film, mendengarkan musik, maupun melakukan video conference, kualitas suara terdengar bersih dan seimbang.
Teknologi Dolby Atmos juga turut meningkatkan pengalaman audio sehingga suara terasa lebih luas dan imersif, terutama ketika menggunakan headphone yang kompatibel.
Kamera 5MP dengan AI dan Windows Hello
Di era kerja hybrid, kualitas kamera menjadi salah satu aspek penting.
ASUS menyematkan kamera depan 5MP yang didukung sensor inframerah (IR) sehingga kompatibel dengan fitur Windows Hello.
Keunggulan kamera ini meliputi:
- Resolusi lebih tinggi dibanding webcam laptop pada umumnya.
- Login menggunakan pengenalan wajah berlangsung cepat.
- Mendukung fitur AI Camera.
- Cocok digunakan untuk rapat online.
- Hasil video terlihat lebih tajam.
Teknologi AI Noise Cancellation juga membantu meredam suara bising di sekitar sehingga komunikasi saat rapat menjadi lebih jelas.
Daya Tahan Baterai
Laptop premium tentu harus mampu menemani aktivitas sepanjang hari.
Zenbook 17 Fold OLED dibekali baterai berkapasitas 75Wh, yang tergolong besar untuk perangkat ultra-portabel.
Dalam penggunaan normal seperti browsing, mengetik dokumen, email, dan video conference, daya tahannya mampu mencapai sekitar 8–10 jam, tergantung tingkat kecerahan layar dan aplikasi yang digunakan.
Jika dipakai untuk streaming video HDR atau mengedit foto secara intensif, waktu penggunaan akan lebih singkat.
Untungnya, teknologi pengisian daya melalui Thunderbolt 4 USB-C membuat proses isi ulang baterai menjadi praktis tanpa perlu membawa adaptor khusus.
Enam Mode Penggunaan yang Membuatnya Sangat Fleksibel
Keunggulan terbesar Zenbook 17 Fold OLED bukan hanya layar lipatnya, tetapi juga kemampuannya beradaptasi dengan berbagai kebutuhan pengguna.
1. Laptop Mode
Ini adalah mode yang paling sering digunakan.
Layar dilipat, kemudian keyboard Bluetooth ditempatkan di bagian bawah sehingga tampil seperti laptop berukuran 12,5 inci.
Pengalaman mengetik terasa natural dan nyaman.
2. Desktop Mode
Dengan bantuan kickstand bawaan, layar dapat dibuka penuh menjadi monitor OLED 17,3 inci.
Mode ini sangat ideal ketika bekerja di meja kantor, mengedit dokumen panjang, membuat presentasi, atau mengikuti rapat online.
Area kerja yang luas membuat produktivitas meningkat secara signifikan.
3. Tablet Mode
Ketika keyboard dilepas, Zenbook berubah menjadi tablet OLED berukuran besar.
Mode ini sangat cocok digunakan untuk:
- Membaca e-book
- Menonton film
- Presentasi kepada klien
- Browsing
- Melihat desain atau blueprint
Walaupun ukuran layarnya besar, bobot perangkat masih cukup nyaman untuk digunakan dalam waktu tertentu.
4. Book Mode
Laptop dapat dilipat seperti buku.
Masing-masing sisi layar akan menampilkan halaman yang berbeda sehingga pengalaman membaca terasa lebih alami.
Mode ini sangat membantu ketika membaca dokumen PDF, jurnal, atau buku digital.
5. Extend Mode
Zenbook juga dapat difungsikan sebagai monitor tambahan.
Bagi pekerja kreatif atau programmer yang membutuhkan dua layar, fitur ini sangat membantu meningkatkan efisiensi kerja.
6. Virtual Keyboard Mode
Jika keyboard fisik tidak tersedia, Windows akan menampilkan keyboard virtual pada bagian bawah layar.
Walaupun tidak senyaman keyboard fisik, mode ini tetap berguna saat pengguna sedang bepergian.
Keyboard Bluetooth ErgoSense
ASUS menyertakan keyboard Bluetooth ErgoSense dalam paket pembelian sehingga pengguna tidak perlu membeli aksesori tambahan.
Keyboard ini memiliki beberapa keunggulan:
- Ketebalan hanya 5,5 mm.
- Key travel 1,4 mm yang nyaman.
- Touchpad presisi.
- Dapat ditempel secara magnetis pada bodi laptop.
- Mudah dibawa ke mana saja.
Saat perangkat dilipat, keyboard akan menempel rapi di bagian tengah sehingga tidak memerlukan ruang penyimpanan tambahan.
Meski demikian, beberapa pengguna melaporkan bahwa koneksi Bluetooth sesekali membutuhkan waktu beberapa detik untuk kembali terhubung setelah laptop dinyalakan. Walaupun bukan masalah besar, hal ini masih menjadi salah satu catatan pada pengalaman penggunaan sehari-hari.
Kelebihan ASUS Zenbook 17 Fold OLED
Setelah melihat desain, spesifikasi, dan pengalaman penggunaan, berikut beberapa keunggulan utama yang membuat Zenbook 17 Fold OLED menjadi salah satu laptop paling inovatif di kelas premium.
1. Laptop Layar Lipat Pertama di Dunia
Nilai jual terbesar Zenbook 17 Fold OLED adalah inovasinya.
ASUS berhasil menghadirkan laptop dengan layar OLED fleksibel berukuran 17,3 inci yang dapat dilipat menjadi perangkat 12,5 inci tanpa mengurangi kenyamanan penggunaan.
Konsep ini membuka cara baru dalam bekerja dan menikmati hiburan.
2. Kualitas Layar Sangat Mengagumkan
Panel OLED yang digunakan merupakan salah satu yang terbaik di kelasnya.
Keunggulan layarnya meliputi:
- Resolusi 2.5K yang tajam.
- Warna 100% DCI-P3.
- Pantone Validated.
- HDR True Black 500.
- Kontras tinggi.
- Warna hitam sempurna.
- Sudut pandang luas.
Bagi fotografer, desainer, editor video, maupun content creator, kualitas layar ini menjadi nilai tambah yang sangat besar.
3. Sangat Fleksibel
Berbeda dengan laptop biasa yang hanya memiliki satu bentuk penggunaan, Zenbook 17 Fold OLED dapat berubah menjadi:
- Laptop
- Tablet
- Desktop
- Monitor portabel
- Book Mode
- Virtual Keyboard Mode
Fleksibilitas seperti ini masih jarang ditemukan pada laptop lain.
4. Build Quality Premium
Material magnesium alloy dipadukan dengan finishing elegan membuat laptop terasa kokoh sekaligus mewah.
ASUS juga memperhatikan detail kecil seperti kickstand, mekanisme engsel, hingga sistem pendingin yang tetap senyap saat digunakan.
5. Keyboard Sudah Termasuk
Pada banyak laptop premium, keyboard tambahan sering dijual terpisah.
Berbeda dengan itu, ASUS sudah menyertakan keyboard Bluetooth ErgoSense dalam paket penjualan sehingga pengguna bisa langsung bekerja tanpa membeli aksesori tambahan.
6. Sertifikasi Intel Evo
Laptop ini telah memperoleh sertifikasi Intel Evo.
Artinya, pengguna mendapatkan beberapa keuntungan seperti:
- Booting cepat.
- Responsif.
- Baterai efisien.
- Wake-up instan.
- Performa stabil untuk penggunaan sehari-hari.
Kekurangan ASUS Zenbook 17 Fold OLED
Di balik berbagai inovasinya, laptop ini juga memiliki beberapa keterbatasan yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli.
1. Harga Sangat Tinggi
Inilah kekurangan yang paling sering dibahas.
Dengan harga puluhan juta rupiah, Zenbook 17 Fold OLED berada pada segmen yang sangat premium.
Pada kisaran harga tersebut, konsumen sebenarnya sudah dapat membeli laptop dengan prosesor lebih kencang dan GPU diskrit.
Artinya, sebagian besar harga yang dibayar memang ditujukan untuk teknologi layar lipatnya.
2. Performa Bukan yang Tercepat
Intel Core i7-1250U memang efisien, tetapi bukan prosesor yang dirancang untuk pekerjaan berat seperti:
- Rendering video 8K.
- Simulasi 3D.
- Machine Learning.
- Game AAA.
Jika kebutuhan utama Anda adalah performa maksimal, laptop dengan prosesor Intel Core i9 atau AMD Ryzen 9 akan menjadi pilihan yang lebih tepat.
3. Layar Glossy
Panel OLED menggunakan lapisan mengilap sehingga:
- Mudah memantulkan cahaya.
- Bekas sidik jari lebih mudah terlihat.
- Membutuhkan pembersihan lebih sering.
4. Belum Mendukung Stylus Secara Optimal
Karena menggunakan layar fleksibel, ASUS tidak merekomendasikan penggunaan stylus tertentu yang dapat memberikan tekanan berlebih pada permukaan layar.
Bagi ilustrator digital yang terbiasa menggambar langsung di layar, hal ini bisa menjadi salah satu keterbatasan.
5. Ketahanan Jangka Panjang
Walaupun ASUS menyatakan engsel telah melewati pengujian puluhan ribu kali lipatan, umur layar fleksibel dalam penggunaan bertahun-tahun masih menjadi pertanyaan yang wajar bagi sebagian calon pembeli.
Teknologi ini terus berkembang, tetapi belum memiliki rekam jejak sepanjang laptop konvensional.
ASUS Zenbook 17 Fold OLED vs Laptop Premium Lain
| Fitur | Zenbook 17 Fold OLED | Laptop Premium Konvensional |
|---|---|---|
| Layar Lipat | ✅ Ya | ❌ Tidak |
| OLED | ✅ Ya | Sebagian model |
| Portabilitas | ⭐⭐⭐⭐⭐ | ⭐⭐⭐ |
| Performa CPU | ⭐⭐⭐⭐ | ⭐⭐⭐⭐⭐ |
| Gaming | ⭐⭐ | ⭐⭐⭐⭐⭐ |
| Fleksibilitas | ⭐⭐⭐⭐⭐ | ⭐⭐ |
| Inovasi | ⭐⭐⭐⭐⭐ | ⭐⭐⭐ |
| Harga | Sangat Premium | Lebih bervariasi |
Jika prioritas Anda adalah fleksibilitas dan pengalaman baru, Zenbook 17 Fold OLED memiliki keunggulan yang sulit ditandingi. Namun, jika fokus utama adalah performa mentah untuk pekerjaan berat atau gaming, laptop premium konvensional masih menawarkan nilai yang lebih tinggi.
Siapa yang Cocok Membeli ASUS Zenbook 17 Fold OLED?
Laptop ini bukan untuk semua orang. Justru karena keunikannya, perangkat ini lebih tepat untuk pengguna dengan kebutuhan tertentu.
Zenbook 17 Fold OLED sangat cocok bagi:
- Eksekutif dan pebisnis yang sering bepergian.
- Profesional yang membutuhkan layar besar dalam perangkat ringkas.
- Content creator dengan mobilitas tinggi.
- Konsultan dan presenter.
- Penggemar teknologi yang ingin mencoba inovasi terbaru.
- Kolektor perangkat premium.
Sebaliknya, laptop ini mungkin kurang cocok bagi:
- Gamer.
- Editor video profesional dengan proyek berat.
- Pengguna yang mencari performa terbaik per rupiah.
- Mahasiswa dengan anggaran terbatas.
Apakah ASUS Zenbook 17 Fold OLED Masih Layak Dibeli?
Jawabannya bergantung pada kebutuhan Anda.
Jika tujuan utama adalah mendapatkan laptop dengan performa paling tinggi di kelas harga premium, ada banyak alternatif yang menawarkan spesifikasi lebih kuat.
Namun, jika Anda mencari pengalaman komputasi yang benar-benar berbeda, Zenbook 17 Fold OLED masih menjadi salah satu perangkat paling unik di pasaran.
Teknologi layar lipat memberikan fleksibilitas yang belum bisa ditawarkan oleh laptop konvensional.
Dengan kualitas layar OLED yang luar biasa, desain premium, dan enam mode penggunaan, laptop ini lebih tepat dipandang sebagai perangkat inovasi daripada sekadar alat kerja biasa.
FAQ ASUS Zenbook 17 Fold OLED
Apakah ASUS Zenbook 17 Fold OLED cocok untuk editing video?
Ya, laptop ini mampu menangani editing video Full HD hingga 4K ringan. Namun, untuk rendering berat dalam durasi panjang, laptop dengan GPU diskrit akan memberikan hasil yang lebih baik.
Apakah laptop ini bisa digunakan sebagai tablet?
Bisa. Layar dapat dibuka sepenuhnya sehingga perangkat berubah menjadi tablet OLED berukuran 17,3 inci.
Apakah keyboard sudah termasuk?
Ya. ASUS menyertakan keyboard Bluetooth ErgoSense di dalam paket penjualan.
Berapa ukuran layarnya?
17,3 inci saat dibuka penuh dan setara 12,5 inci ketika dilipat.
Apakah layar mendukung sentuhan?
Ya. Layar mendukung input sentuh (touchscreen) dengan respons yang baik.
Apakah laptop ini cocok untuk gaming?
Bisa digunakan untuk game ringan hingga eSports, tetapi bukan pilihan ideal untuk game AAA modern.
Berapa kapasitas baterainya?
Laptop ini menggunakan baterai berkapasitas 75Wh yang mampu bertahan sekitar 8–10 jam tergantung pola penggunaan.
Apakah mendukung Thunderbolt 4?
Ya. Tersedia dua port Thunderbolt 4 USB-C yang mendukung pengisian daya, transfer data berkecepatan tinggi, dan output ke monitor eksternal.
Apakah layarnya tahan lama?
ASUS telah menguji mekanisme engsel hingga puluhan ribu kali lipatan. Namun, seperti perangkat layar lipat lainnya, penggunaan yang hati-hati tetap disarankan untuk menjaga umur layar.
Apakah laptop ini layak dibeli?
Jika Anda mengutamakan inovasi, fleksibilitas, dan pengalaman menggunakan perangkat premium, jawabannya adalah ya. Namun, jika yang dicari adalah performa maksimal untuk pekerjaan berat, laptop konvensional dengan spesifikasi lebih tinggi bisa menjadi pilihan yang lebih sesuai.
Kesimpulan
ASUS Zenbook 17 Fold OLED adalah bukti bahwa industri laptop terus bergerak menuju era yang lebih fleksibel dan inovatif. Perangkat ini berhasil memadukan layar OLED berkualitas tinggi, desain futuristik, serta enam mode penggunaan dalam satu produk premium.
Memang, harganya tergolong tinggi dan performanya bukan yang paling kencang di kelasnya. Namun, nilai utama Zenbook 17 Fold OLED terletak pada pengalaman yang ditawarkannya—sesuatu yang belum banyak dimiliki laptop lain.
Bagi pengguna yang mengutamakan mobilitas, produktivitas, dan ingin menjadi bagian dari evolusi teknologi, laptop ini merupakan investasi yang menarik. Sebaliknya, jika kebutuhan Anda berfokus pada gaming atau rendering berat, ada pilihan lain yang mungkin memberikan nilai lebih baik.
Pada akhirnya, ASUS Zenbook 17 Fold OLED bukan sekadar laptop. Ia adalah gambaran bagaimana perangkat komputasi masa depan mulai hadir dan siap digunakan hari ini.
Penilaian Akhir
| Kategori | Nilai |
|---|---|
| Desain | ⭐⭐⭐⭐⭐ (5/5) |
| Kualitas Layar | ⭐⭐⭐⭐⭐ (5/5) |
| Performa | ⭐⭐⭐⭐☆ (4/5) |
| Portabilitas | ⭐⭐⭐⭐⭐ (5/5) |
| Daya Tahan Baterai | ⭐⭐⭐⭐☆ (4/5) |
| Audio | ⭐⭐⭐⭐☆ (4/5) |
| Inovasi | ⭐⭐⭐⭐⭐ (5/5) |
| Value for Money | ⭐⭐⭐☆☆ (3/5) |
Skor Keseluruhan: ⭐⭐⭐⭐☆ (4,5/5)